Langsung ke konten utama

[One day Tour] Masjid Istiqlal - Masjid terbesar pertama di Asia Tenggara

Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar pertama di Asia Tenggara mengapa demikian? Karena tempat ini luasnya 2.5 hektar untuk area didalam masjid dan total keseluruhan seluas 10 hektar. Masjid ini merupakan ketiga terbesar setelah Mekkah dan Madinah. 


merupakan teras Masjid


Saya dan teman-teman Couchsurfing mengunjungi Masjid Istiqlal ya bersama Mas Bayu ia seorang Tourguide disini, Masjid ini didirikan pada tahun 1954. Sebelum masjid ini dibangun dahulu tempat ini merupakan tanah Belanda disana terdapat Wilhemina Park serta Benteng Belanda Ratu Wilhemina ke dua. Setelah Indonesia merdeka Ir. Soekarno menghancurkan benteng tersebut dikarenakan ia tidak menyukai peninggalan bekas jajahan Belanda. Pada tahun 1954 setelah Benteng tersebut hancur Ir. Soekarno beserta para ulama Indonesia mempunyai ide untuk membangun Masjid di pusat kota atas kemerdekaan Indonesia. Dirancang lah sebuah nama “Istiqlal“  yang diambil dari bahasa arab yang ber-arti kemerdekaan.


Bangunan ini dimulai pada tahun 1961 dan selesai pada tahun 1978 kurang lebih selama 17 tahun proses pembangunan masjid ini. Pada masa pemerintahan Ir.Soekarno pada tahun 1961 sempat mengalami insiden ekonomi yang pada akhirnya dilanjutkan oleh Presiden Soeharto. 
Pada tahun 1955 dibuatlah sebuah sayembara untuk semua arsitek yang ada di Indonesia, untuk merancang sebuah bangunan Masjid dipusat kota. Mereka lah yang terpilih sebagai arsitek salah satunya Bapak Fredick Silaban ia merupakan seorang arsitek yang berasal dari Medan ia sebagai kandidat yang terpilih untuk merancang Masjid Istiqlal . Sebelum ia merancang bangunan ini, Ia berkeliling dunia untuk melihat dan mempelajari bagaimana ia akan merancang sebuah bangunan yang akan menjadi saksi kemerdekaan Indonesia. Ia mempunyai banyak ide dengan memasukan simbol kemerdekaan dan simbol islam.


Kami mengelilingi setiap bagian didalamnya dan masuk kedalam untuk melihat rancangan Bapak Fredick Silaban. Disana terdapat yayasan Istiqlal untuk anak-anak (TK), Madrasah serta RA. Betapa hebat rancangannya mengambil tema modern yang sampai sekarang membuat orang kagum bila melihatnya, didalamnya Masjid dirancang dengan banyak ventilasi udara jadi untuk sirkulasi angin melawati banyak sekali celah-celah ventilasi, ya disana tidak ada AC terkecuali untuk tempat Imam. 

      
                                      

Didalamnya dapat menampung lima ribu orang yang ingin menunaikan ibadah solat disana, disana terdapat kubah yang memiliki surat al-baqarah sebesar 25 diameter serta memiliki pilar-pilar yang totalnya 12, 12 buah pilar ini memiliki arti tersendiri yaitu melambangkan kelahiran nabi Muhammad saw yang jatuh pada 12 Rabi’ul awal tahun gajah. Masjid ini memiliki lima lantai yang dimana memiliki arti seperti solat lima waktu dan lima dasar pancasila. Masjid Istiqlal mempunyai tujuh imam dan tujuh muadzin yang sesuai jadwal masing-masing dan mempunyai seorang grand imam dan imam besar yaitu Dr. Prof Nasaruddin MA. Wah siapa yang tidak tau dia merupakan ulama indonesia yang sangat terkenal.


Kami dan mas bayu mulai menyusuri area teras masjid disana banyak tempat yang diisi oleh muda-mudi yang sedang belajar. Masih di pelataran masjid disana terdapat bedug yang usianya sudah 300 tahun, bedug ini merupakan pemberian dari Presiden Soeharto berat bedug ini mencapai 3 ton. Hebatnya lagi kulit bedug ini belum diganti  sampai sekarang wah hebat banget kulitnya, kulit ini berasal dari satu sapi lohyang pasti sapinya besar banget. Bedug ini memiliki unsur beragam seperti unsur Buddha dalam aksaranya, Hindu dalam penggambaran bunga lotus, serta Islam dalam seni Kaligrafi.



     


Masih dipelataran masjid disana terdapat mimbar khotbah, Pada tahun 1960 belum ada mimbar dilantai satu dibuatlah mimbar khotbah ini agar sang ulama dapat menyampaikan pesan agar lebih jelas dan terlihat. Penggunaan mimbar ini hanya sampai tahun 1967 setelah pembangunan lantai satu selesai. Mimbar Khotbah ini walaupun  tidak terpakai lagi sekarang sudah menjadi cagar budaya Masjid Istiqlal.



       

Tepat disebrang pelataran masjid terdapat sebuah menara yang tingginya mencapai 6666 cm yang diartikan sebagai banyaknya surat di Al-quran dan memiliki tiang stainles steel yang mencapai 30 meter simbol stainless steel ini juga memiliki arti yang artinya 30 juz dalam kitab suci Al-quran. Masjid Istiqlal ini sudah merupakan warisan budaya jadi tidak boleh ada yang diubah ya mas bayu bilang seperti itu. 

Masih dipelataran masjid banyak potret gambar saat masjid istiqlal tengah dibangun. Tepat setelah Mimbar Khotbah disana terdapat kaligrafi yang berasal dari kain batik yang ada diseluruh Indonesia. 

Masih banyak keseruan saya dan teman-teman saya dalam one day tour kali ini, hayo siapa yang udah pernah tour di Masjid Istiqlal bagaimana kalau cerita kalian?



Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Story & Review] - Restoran Korea murah di Jakarta " Mu Gung Hwa"

Holla😀       Kali ini aku mau story perjalanan aku kemarin ke kawasan senopati ya tepatnya di  "Mu Gung Hwa"      Yap tepat hari Minggu kemarin saya mengunjungi tempat makan ala Korean Restaurant di kawasan Jakarta Selatan tepatnya di Jl. Senayan Blok S No.43 Senopati, Jakarta. Pertama kali kesini kesannya takjub walaupun ini seperti Minimarket tapi di dalamnya sungguh luas, Bangunan mempunyai dua lantai. Lantai yang pertama  merupakan tempat belanja kebutuhan sehari-hari dan lantai kedua merupakan cafe dan tempat makannya, disinilah saya dan teman saya mencicipi hidangan yang kami beli.   Disini banyak menu tersedia dengan harga yang terjangkau, ohiya disini sistemnya memesan dahulu dan langsung bayar dikasir jadi lebih praktis. Setelah saya memesan butuh beberapa menit sampai hidangan sampai, saya memesan beberapa menu andalan mereka mungkin di luar sana banyak sekali makanan ala korea seperti ini. Teokboki ...

[Solo Backpacker] - ke Bandung cuma 14 ribu?!

Halo, Assalamualaikum 😊